Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Ketika Pikiran Dianggap Terlarang: Bagaimana Psikologi Akhirnya Menemukan Kembali Kesadaran

Gambar
  Nama    : M Mujib NIM      : 24616020 Kelas     : RPL 2/MC MK       : History of psychology 1.      Jelaskan mengapa psikologi sempat meninggalkan pembahasan "pikiran" (era Behaviorisme) dan mengapa akhirnya kembali lagi ke pembahasan "proses mental" di era modern. Jawab: Pada awal abad ke-20, psikologi ingin diakui sebagai ilmu yang benar-benar ilmiah, setara dengan fisika atau biologi. Masalahnya, pendekatan sebelumnya (introspeksi) dianggap bermasalah. Alasan utamanya: a.      Introspeksi dianggap tidak ilmiah Pendekatan awal psikologi banyak mengandalkan laporan subjektif tentang pikiran dan perasaan (“apa yang kamu rasakan?”). Masalahnya: ·        Tidak bisa diverifikasi orang lain ·        Hasilnya tidak konsisten ·        Sulit diulang (tidak replikatif) Behavi...

M Mujib_24616020_ Tugas_History_Psychology

  1. Apa perbedaan antara pandangan humanistik dengan eksistensialisme, jelaskan juga tokoh eksistemsialisme dan pandanganya? Pendekatan humanistik memandang manusia sebagai individu yang pada dasarnya memiliki potensi positif dan dorongan alami untuk berkembang. Abraham Maslow menjelaskan bahwa perilaku manusia digerakkan oleh pemenuhan kebutuhan yang tersusun secara hierarkis, dengan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tertinggi. Sejalan dengan itu, Carl Rogers menekankan pentingnya konsep diri serta lingkungan yang memberikan penerimaan tanpa syarat ( unconditional positive regard ) agar individu dapat berkembang secara optimal. Dalam pandangan humanistik, permasalahan psikologis muncul ketika proses pengembangan diri terhambat atau kebutuhan psikologis individu tidak terpenuhi. Sebaliknya, pendekatan eksistensialisme memandang manusia sebagai makhluk yang bebas dalam menentukan pilihan hidupnya, namun kebebasan tersebut selalu disertai dengan tanggung jawab. Viktor Fr...